CERPEN Inspiratif - Hikmah Dari Negeri Seberang

Assalamuallaikum wr.wb
Dah lama saya tidak memposting. Langsung saja ini ceritanya

       Suatu hari seorang ayah dari keluarga sangat kaya membawa anaknya ke desa untuk menunjukkan kepadanya kehidupan orang - orang miskin. Mereka tinggal beberapa hari di rumah seorang petani miskin. Sekembalinya dari desa, sang ayah bertanya kepada anaknya,
"Bagaimana menurutmu perjalanan kita ini?"
        "Hebat ayah," kata anaknya
        "Apakah kau melihat bagaimana orang - orang miskin itu hidup?"
        "Ya"
        "Lalu, pelajaran apa yang dapat kau ambil dari perjalanan itu?" tanya ayahnya dengan bangga
        "Aku baru sadar, bahwa kita punya kolam renang luasnya sampai setengah kebun, sedangkan mereka punya sungai yang tak memiliki ujung. Kita mengimpor lentera untuk kebun kita, sedangkan mereka punya binatang - binatang di malam hari. Teras kita sampai halaman depan, sedangkan mereka seluruh horizon. Kita punya tanah tempat tinggal kecil, sedangkan mereka punya halaman sejauh mata memandang. Kita punya pembantu - pembantu yang melayani kita, sedangkan mereka memberika pelayanan kepada orang lain. Kita membeli makanan kita, mereka memetik sendiri makanan mereka. Kita memiliki pagar mengelilingi dan melindungi kekayaan kita, mereka punya teman yang melindungi mereka".

        Sampai di sini, sang ayah tak bisa berkata apa - apa. Kemudian anaknya menambahkan "Ayah, terima kasih, engkau telah menunjukkan betapa miskinnya kita". Lalu kemudian sang ayah hanya tersenyum dan meninggalkan sang anak tersebut.

        Dari cerita tersebut kita dapat mempelajari bahwa meskipun kita tergolong orang kaya, tapi perlu di garis bawahi. Di atas langit masih ada langit, tidak ada sesuatu yang paling atas (unggu). Seperti kejadian yang Anda saksikan tersebut. Untuk amanatnya sebaiknya kita tidak untuk menyombongkan segala sesuatu yang menurut Anda mewah. Orang sombong di benci Allah.

        Sekian dari cerpen yang dapat saya postingkan. Semoga bermanfaat bagi kita semua, saya akhiri wassalamuallaikum wr.wb

Comments